Perusahaan alternatif daging asal Belanda, Schouten Europe, telah meluncurkan fillet nabati baru yang menampilkan struktur serat eksklusif yang dirancang untuk memberikan tekstur, fungsionalitas, dan kredibilitas keberlanjutan yang lebih baik.
Fillet seberat 95g ini mewakili apa yang digambarkan perusahaan sebagai 'langkah selanjutnya' dalam pengembangan alternatif daging yang berkelanjutan, menggabungkan tekstur yang kenyal dan mirip daging dengan kebutuhan pemrosesan yang lebih rendah.
Niek-Jan Schouten, CEO, mengatakan: “Dengan fillet ini, kami mengambil langkah selanjutnya yang relevan bagi mitra kami dan konsumen.”
Peluncuran ini terjadi di tengah meningkatnya pengawasan terhadap metode produksi di sektor nabati, khususnya seputar proses teksturisasi yang membutuhkan banyak energi dan bahan-bahan yang bersumber dari seluruh dunia.
Pendekatan berbasis serat baru dari Schouten bertujuan untuk mengatasi kekhawatiran ini dengan menyederhanakan pembentukan struktur. Analisis internal menunjukkan bahwa teknologi ini dapat mengurangi dampak lingkungan sekitar 10–30%, tergantung pada formulasi dan faktor rantai pasokan.
“Departemen Litbang kami telah bekerja keras selama setahun terakhir untuk lebih mengembangkan teknologi serat kami. Teksturisasi adalah proses di mana protein diubah menjadi struktur berserat yang menyerupai daging,” tambah Schouten.
Perusahaan tersebut menyatakan bahwa fillet ini telah direkayasa untuk memberikan kinerja sensorik dan fungsional yang optimal. Fillet ini memiliki warna yang cerah, mirip dengan daging ayam, dan dirancang agar tetap juicy selama dimasak, suatu hal yang menjadi kelemahan beberapa alternatif daging lainnya.
Produk ini cocok untuk aplikasi panas dan efektif untuk marinasi, dengan versi yang sudah dimarinasi juga tersedia untuk penggunaan dingin. Strukturnya dibuat menggunakan teknologi pembentukan 3D untuk menghasilkan format potongan utuh yang mudah dikenali.
Dari segi nutrisi, fillet ini memiliki Nutri-Score A dan menawarkan kadar protein dan serat yang tinggi. Fillet ini juga dapat diperkaya dengan zat besi dan vitamin B12, sejalan dengan meningkatnya permintaan akan pilihan makanan nabati yang lengkap secara nutrisi.
Didirikan pada tahun 1990, Schouten Europe telah memposisikan dirinya sebagai salah satu pelopor awal dalam pengembangan protein nabati di Belanda. Perusahaan ini memasok portofolio merek pribadi yang luas di lebih dari 50 negara dan terus berfokus pada pengembangan produk yang disesuaikan untuk mitra ritel dan layanan makanan.
Waktu posting: 30 Maret 2026




